Macam-macam risiko dalam asuransi

Posted: Juni 6, 2011 in Uncategorized
Tag:,

Macam-macam risiko

Berdasarkan sifatnya risiko dibagi menjadi risiko murni dan risiko spekulatif

  • Risiko murni adalh risiko yg dilihat dari segi kerugiannya saja, missalnya menghadapi kesulitan atau kehilangan dalam hubungannya dengan mencairkan dan pada waktu tanggal jatuh tempo sebagai akibat pailitnya bank atau direktur bank ygb bersangkutan melarikan diri dengan membawa uang nasabah, dengan demikian deposan tersebut menderita kerugian.
  • Risiko spekulatif yg melahirkan dua kemungkinan. Di satu pihak lain dapat menimbulkan keuntungan, misalnya A menjual mobilnya pada B dengan harga yg murah, di satu pihak merugikan bagi A di satu pihak menguntungkan bagi B

 

Risiko berdasarkan objek yg di kenal dapat di bagi menjadi yiga bagian :

  • Risiko perseorangan atau pribadi (personal risk)
  • Risiko harta kekayaan ( property risk)
  • Risijo tanggung jawab (liability risk)

 

Macam-macam asuransi

  1. Asuransi kerugian
  2. Asuransi jumlah

Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa penggolongan asuransi atas asuransi kerugian dan asuransi jumlah merupakan penggolongan secara yuridis.

Di samping kedua penggolongan diatas juga terdapat penggolongan lain yaitu :

  1. Asuransi premi
  2. Asuransi saling menanggung

Dapat diklasifikasikan adanya kepentingan dalam tiga bagian yaitu :

  1. Kerugian atau berkurangnya nilai hak subjektif seseorang sebagai akibat terjadinya peristiwa
  2. Kehilangan keuntungan dari laba yg diharapkan disebabkan terjadinya suatu peristiwa
  3. Kemungkinan terjadi kerugian karena kesalahan disebabkan ingkar janji atau perbuatan melanggar hukum.

 

Macam-macam penilaian

Sehubungan dengan itu penilaian dapat dibedakan menjadi empat kemungkinan keadaan-keadan sebagai berikut ;

  1. Asuransi dengan nilai penuh : jumlah yg diasuransikan.

 

  1. Asuransi di atas harga  : jumlah yg diasuransikan lebih tinggi dari nilai yg dapat di asuransikan/nilai rill, artinya nilai ril dari barang atau kepentingan sebenrnya tidak setinggi jumlah yg disebutkan dalam polis.

Dalam hal ini kepentingan bahwa asuransi itu hanya berlaku sampai jumlah/nilai kepentingan yg sesungguhnya nilai rill

Bahwa harga hanya diakui sesuai dengan nilai rill atau nilai sesungguhnya yaitu sebagaikonsekuensi dari asas indemnitas.

Pasal 253 ayat 1 ;

Suatu pertanggungan yg melebihi jumlah harga atau kepentingan ygg sesungguhnya hanyalah sah sampai jumlah tertentu.

 

  1. Asuransi di bawah harga : jumlah yg di asuransikan lebih rendah dari nilai yg dapat di asuransikan. Asuransikan yg demikian adalah sah, hanya saja tertanggung di anggap sebagai penanggungnya sendiri untuk kekurangannya, jadi apabila terjadi kerugian seluruhnya tertenaggung hanya menerman maksimal sesuai dengan jumlah yg diasuransikan

 

  1. Asuransi ganda : asuransi semacam ini mungkin terjadi, apabila kepentingan yg sama untuk waktu yang sama diasuransikan lebih dari satu kali terhadap bahaya yg sama.pada umumnya dilakukan pada penanggung yg berlainan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s