Ekologi Lingkungan Hidup

Posted: Januari 31, 2011 in Uncategorized
Tag:,

Ekologi Lingkungan Hidup

Oleh Fuad Fahmi

 

Ekologi adalah bidang studi yang mempelajari hubungan antara organisme dengan lingkungan kimia dan fisik. Istilah Ekologi dicipta oleh pakar biologi Jerman pada tahun 1866 Ernst Haeckel dari kata Yunani yakni Oikos yang berarti rumah tangga atau tempat untuk hidup (“habitat”), dan  Logos yang berarti ilmu atau studi, jadi ekologi berarti ilmu tentang rumah tangga makhluk hidup.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen pe-nyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi. Dan juga faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba.

Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Ilmu ekologi meliputi berbagai bidang kajian, seperti:

  • Bidang kajian ekologi manusia, yaitu suatu studi tentang interaksi antara aktivitas manusia dan kondisi alam. Kajian ini mempelajari tentang bagaimana manusia mampu beradaptasi dengan lingkungan-nya. Hal ini dapat ditelusuri sejak permulaan garis perkembangan kehidupan manusia (homini ) yang telah berumur 1,5 juta tahun. Ekologi manusia meliputi banyak cabang, seperti ekologi kesehatan yang mempelajari penyakit seperti epidemi yang timbul dari lingkungan manusia.
  • Bidang kajian ekologi sosial, yaitu suatu studi terhadap relasi sosial yang berada di tempat tertentu dan dalam waktu tertentu dan yang terjadinya oleh tenaga-tenaga lingkungan yang bersifat selektif dan distributif. Ekologi sosial meliputi ekologi antropologis dan ekologi sosiologis. Keduanya mempelajari hubungan antara penduduk lingkungan alam, teknologi dan masyarakat. Bedanya ialah antropologi mempelajari bentuk-bentuk dan ciri-ciri manusia, sedangkan sosiologi mempelajari hubungan manusia dengan sesamanya dalam bermasyarakat dan berorganisasi.
  • Bidang kajian ekologi kebudayaan, yaitu suatu studi tentang hubungan timbal-balik antara variabel habitat yang paling relevan dengan inti kebudayaan.
  • Bidang kajian ekologi fisis, yaitu suatu studi tentang lingkungan hidup dan sumber-daya alamnya.
  • Bidang kajian ekologi biologis, yaitu suatu studi tentang hubungan timbal-balik antara makhluk hidup, terutama hewan dan tumbuh-tumbuhan, dan lingkungannya.

Selain hal itu, dikenal pula kajian ekologi lainnya, yaitu ekologi perkotaan (urban ecology), ekologi pedesaan (rural ecology) dan masih banyak lagi.

Sumber : Materi Hukum kuliah Bapak Eko Sabar Prihatin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s