Tehnik Membuat Proposal

Posted: Januari 28, 2011 in Uncategorized
Tag:

Proposal adalah rancangan kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang ingin dilakukan.

Bentuk proposal:

•    Proposal Rencana Kegiatan

– Usaha (Bisnis)

– Organisasi, Pengurus dan Kepanitiaan

•    Proposal Penelitian, Skripsi, Tesis, Magang

•    Proposal Bantuan Dana (Sponsorship)

•    Proposal Pengajuan Iklan

 

KERANGKA PROPOSAL

PENDAHULUAN

a.       Latar Belakang

Penjelasan dasar mengapa suatu kegiatan akan dilaksanakan.

b.       Tujuan

Menjelaskan tujuan dan manfaat kegiatan yang akan dilaksanakan.

ISI

a.       Jenis dan tema Kegiatan

Jenis kegiatan sama dengan bentuk/ nama kegiatan. Juga bisa berupa rangkaian kegiatan. Tema Kegiatan berisi inti-inti kegiatan atau take line kegiatan.

b.       Target/ Sasaran Kegiatan

Peserta yang akan diikutsertakan dalam kegiatan tersebut.

c.       Waktu dan Tempat

Kapan waktu kegiatan tersebut dan di mana tempat pelaksanaan kegiatan itu harus ditulis dengan jelas.

d.      Susunan Kepanitiaan

Para penyusun proposal dari suatu tim perlu menyeleksi kualifikasi dan bobot orang-orang yang duduk sebagai panitia pelaksana dalam kegiatan yang direncanakan. Hal ini untuk menjamin kelancaran jalannya suatu kegiatan

e.       Susunan Acara

Harus jelas dan terperinci

f.        Anggaran Dana

Penyusunannya harus logis dan realistis, serta harus memerhatikan keseimbangan antara pengeluaran dan penghasilan.

PENUTUP

Berfungsi menekankan bahwa proposal diajukan dengan sungguh-sungguh.

 

MEMBUAT PROPOSAL YANG BAIK

•         Penyusunan proposal hendaknya menunjuk orang atau beberapa orang yang ahli dalam menyusun proposal, sebaiknya yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang diselenggarakan.

•         Penyusun proposal mempersiapkan bahan-bahan dan informasi yang diperlukan, yaitu berupa bahan2 hasil kesepakatan seluruh panitia.

•         Menyusun draft proposal dengan sistematis, menarik, dan realistis.

•         Proposal dibicarakan dalam forum musyawarah untuk dibahas, direvisi dan disetujui.

•         Dibuat proposal yang telah disempurnakan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

•         Proposal diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang dituju, baik internal maupun eksternal.

•         Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui kegiatan tersebut.

•         Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

•         Untuk meyakinkan para donatur/ sponsor agar mereka memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.

 

MEMBUAT PROPOSAL SPONSORSHIP YANG BAIK

Fokuskan pada keuntungan untuk sponsor ketimbang pada keuntungan pihak penyelengara. Apa yang akan mereka dapatkan jika mereka mensponsori kegiatan kita.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

1.       Penyelenggara

Ini berkaitan dengan kredibilitas penyelenggara dimata sponsor.

2.       Jenis Kegiatan

Kegiatan apa yang akan diselenggarakan? Hal ini berkaitan erat dengan pengambilan keputusan pihak sponsor apakah kegiatan yang dilakukan akan berkaitan erat dengan produk yang dihasilkan sponsor.

3.       Penonton atau peserta

Berkaitan dengan skala jumlah peserta.

4.       Tempat penyelenggaraan

5.       Waktu penyelenggaraan

6.       Bagaimana kegiatan tsb dilakukan

7.       Mencantumkan kontraprestasi kepada pihak sponsor sebagai ganti sponsorship yang diberikan.

8.       Lampiran gambar, video atau kliping koran dari kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan.

9.       Sertakan contact person dari kegiatan tersebut, yang mengerti dengan baik Tentang detail acara tersebut.

10.   Presentasi

11.   Follow up

12.   Membuat LPJ Kegiatan

 

TIPS – TIPS

•         Buatlah proposal yang efektif dan efisien tetapi tidak meninggalkan sisi kualitas.

•         Buatlah desain yang simple tetapi mengena.

•         Buatlah tema design anda, supaya dari mulai cover hingga konten akan memiliki design yang sinergis.

•         Cover : pintu gerbang menuju kesuksesan selanjutnya, maka buatlah design cover yang menarik (eye catching).

•         Design halaman content menyesuaikan themes, jangan terlalu complicated karena nanti akan memecah focus baca. Gunakan warna yang soft.

•         Setelah proposal jadi, maka lakukanlah Proof reading, untuk menghindari kesalahan penulisan,

•         Tidak ada kebakuan membuat Proposal Sponsorship, jadi buatlah sekreatif kalian!

 

Sumber : Seminar Pengembangan diri dalam menulis oleh Departemen PRP FH Undip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s