Ragam Bahasa dan Ragam Ilmiah Bahasa Indonesia

Posted: Januari 18, 2011 in kuliah
Tag:,

RAGAM BAHASA DAN RAGAM ILMIAH BAHASA INDONESIA

Oleh : Fuad Fahmi

Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.

Fungsi bahasa dalam masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.

Bahasa Indonesia  sebagai  alat komunikasi dipakai dalam berbagai keperluan tentu tidak seragam, tetapi akan berbeda-beda disesuaikan dengan situasi dan kondisi . Keanekaragaman penggunaan bahasa Indonesia itulah yang dinamakan ragam bahasa Indonesia.

  1. Berdasarkan waktu penggunaan .
    1. Ragam bahasa Indonesia lama

Ragam bahasa Indonesia lama dipakai sejak zaman Kerajaan Sriwijaya sampai dengan saat dicetuskannya Sumpah Pemuda. Ciri  ragam bahasa Indonesia lama masih dipengaruhi oleh bahasa Melayu . Bahasa Melayu inilah yang akhirnya menjadi bahasa Indonesia. Alasan Bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia :

1)      Bahasa Melayu berfungsi sebagai lingua franca,

2)      Bahasa Melayu sederhana karena tidak mengenal tingkatan bahasa,

3)      Keikhlasan suku daerah lain ,dan

4)      Bahasa Melayu berfungsi sebagai kebudayaan

  1. b. Ragam Bahasa Indonesia  Baru

Penggunaan ragam bahasa Indonesia baru dimulai sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 oktober 1928 sampai dengan saat ini melalui pertumbuhan dan perkembangan bahasa yang beriringan dengan pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia.

  1. 2. Berdasarkan Media
    1. a. Ragam Bahasa Lisan

Ciri-ciri ragam bahasa lisan :

1)      Memerlukan kehadiran orang lain ;

2)      Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap;

3)      Terikat ruang dan waktu;

4)      Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.

  1. b. Ragam Bahasa Tulis

Ciri-ciri ragam bahasa tulis :

1)      Tidak memerlukan kehadiran orang lain;

2)      Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap;

3)      Tidak terikat ruang dan waktu;

4)      Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.

  1. 3. Berdasarkan Situasi
    1. a. Ragam Bahasa Resmi

Ciri-ciri ragam bahasa resmi :

1)      Menggunakan unsur  gramatikal secara eksplisit dan konsisten;

2)      Menggunakan imbuhan secara lengkap ;

3)      Menggunakan kata ganti resmi ;

4)      Menggunakan kata baku ;

5)      Menggunakan EYD ;

6)      Menghindari unsur kedaerahan .

  1. b. Ragam Bahasa Tidak Resmi

Ciri-ciri ragam bahasa tidak resmi kebalikan dari ragam bahasa resmi. Ragam bahasa tidak resmi ini digunakan ketika kita berada dalam situasi yang tidak normal .

  1. c. Ragam Bahasa Akrab

Penggunaan kalimat-kalimat pendek merupakan ciri ragam bahasa akrab. Kalimat-kalimat pendek ini menjadi bermakna karena didukung oleh bahasa nonverbal seperti anggukan kepala , gerakan kaki dan tangan tangan,atau ekspresi wajah.

  1. d. Ragam Bahasa konsultasi

Ketika kita mengunjungi seorang dokter, ragam bahasa yang kita gunakan adalah ragam bahasa resmi. Namun, dengan berjalannya waktu terjadi alih kode. Bukan bahasa resmi yang digunakan, melainkan bahasa santai. Itulah ragam bahasa konsultasi.

  1. 4. Berdasarkan Bidang atau Tema yang sedang Dikomunikasikan
    1. a. Ragam bahasa ilmiah

Ciri bahasa indonesia ragam ilmiah:

1). Bahasa Indonesia ragam baku,

2). Pengunaan kalimat efektif;

3). Menghindari bentuk bahasa yang bermakna ganda;

4). Pengunaan kata dan istilah yang bermakna lugas dan

menghindari pemakaian kata dan istilah yang bermakna kias;

5). Menghindari penonjolan persona dengan tujuan menjaga

objektivitas isi tulisan,

6). Adanya keselarasan dan keruntutan antarproposisi dan antar alinea.

  1. b. Ragam Bahasa Sastra

Berbeda dengan ragam bahasa ilmiah, ragam bahasa sastra banyak mengunakan kalimat yang tidak efektif. Pengambaran yang sejels-jelasnya melalui rangkaian kata bermakna  konotasi sering dipakai dalam ragam bahasa sastra. Hal ini dilakukan agar tercipta pencitraan di dalam imajinasi pembaca.

  1. c. Ragam Bahasa Iklan

Bergaya bahasa hiperbola, berpersuasif, dan berkalimat menarik, merupakan ciri-ciri ragam bahasa iklan. Selain itu, ragam bahasa iklan bernada sugestif dan propogandis.

  1. d. Ragam Bahasa Bidang-bidang Tertentu

Ragam bahasa ini digunakan pada bidang-bidang tertentu seperti transportasi, komputer, ekonomi, hukum, dan psikologi.diagnosis, infus, dan USG adalah contoh istilah dalam bidang kedokteran. Dapatkah anda menyebutkan istilah-istilah yang khas pada bidang studi anda?

  1. 5. Ragam Bahasa Indonesia Berdialek

Ketika seseorang berbicara dengan menggunakan bahasa indonesia, tetapi kita akan segera mengetahui dari mana asal orang tersebut. Seseorang yang berasal dari surabaya biasanya menggunakan panggilan ”rek” pada lawan bicara, atau seseorang dari bandung biasanya akan menyisipkan kata ”mah” dan ”atuh” diatara kalimat-kalimatnya. Itulah yang dimaksud dengan ragam bahasa indonesia berdialek.

  1. 6. Ragam Bahasa Indonesia Baik dan Benar

Sering kali kita mendengar slogan ”Gunakanlah bahasa indonesia dengan baik dan benar”. Slogan tersebut bukan berarti kita harus menggunakan bahasa resmi dimanapun kita berada, tetapi slogan itu berarti :

  1. Bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaian
  2. Bahasa yang benar adalah bahsa yang menerapkan kaidah dengan konsisten.

RAGAM ILMIAH

Bahasa ragam ilmiah merupakan ragam bahasa berdasarkan pengelompokkan menurut jenis pemakaiannya dalam bidang kegiatan sesuai dengan sifat keilmuannya. Bahasa Indonesia harus memenuhi syarat diantaranya benar (sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku), logis, cermat dan sistematis.

Pada bahasa ragam ilmiah, bahasa bentuk luas dan ide yang disampaikan melalui bahasa itu sebagai bentuk dalam, tidak dapat dipisahkan. Hal ini terlihat pada ciri bahasa ilmu, seperti berikut ini:

  1. Baku. Struktur bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku, baik mengenai struktur kalimat maupun kata. Demikian juga, pemilihan kata istilah dan penulisan yang sesuai dengan kaidah ejaan.
  2. Logis. Ide atau pesan yang disampaikan melalui bahasa Indonesia ragam ilmiah dapat diterima akal. Contoh: “Masalah pengembangan dakwah kita tingkatkan.”Ide kalimat di atas tidak logis. Pilihan kata “masalah’, kurang tepat. Pengembangan dakwah mempunyai masalah kendala. Tidak logis apabila masalahnya kita tingkatkan. Kalimat di atas seharusnya “Pengembangan dakwah kita tingkatkan.”
  3. Kuantitatif. Keterangan yang dikemukakan pada kalimat dapat diukur secara pasti. Perhatikan contoh di bawah ini:Da’i di Gunung Kidul “kebanyakan” lulusan perguruan tinggi. Arti kata kebanyakan relatif, mungkin bisa 5, 6 atau 10 orang. Jadi, dalam tulisan ilmiah tidak benar memilih kata “kebanyakan” kalimat di atas dapat kita benahi menjadi Da’i di Gunung Kidul 5 orang lulusan perguruan tinggi, dan yang 3 orang lagi dari lulusan pesantren.
  4. Tepat. Ide yang diungkapkan harus sesuai dengan ide yang dimaksudkan oleh pemutus atau penulis dan tidak mengandung makna ganda. Contoh: “Jamban pesantren yang sudah rusak itu sedang diperbaiki.”Kalimat tersebut, mempunyai makna ganda, yang rusaknya itu mungkin jamban, atau mungkin juga pesantren.
  5. Denotatif yang berlawanan dengan konotatif. Kata yang digunakan atau dipilih sesuai dengan arti sesungguhnya dan tidak diperhatikan perasaan karena sifat ilmu yang objektif.
  6. Runtun. Ide diungkapkan secara teratur sesuai dengan urutan dan tingkatannya, baik dalam kalimat maupun dalam alinea atau paragraf adalah seperangkat kalimat yang mengemban satu ide atau satu pokok bahasan.

Dalam karangan ilmiah, bahasa ragam merupakan ragam bahasa berdasarkan pengelompokan menurut jenis pemakaiannya dalam bidang kegiatan. Sesuai dengan sifat keilmuannya, bahasa Indonesia harus memenuhi syarat diantaranya benar (sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia), logis, cermat dan sistematis. Karangan ilmiah mempunyai beberapa ciri, diantaranya: jelas, logis, lugas, objektif, seksama, sistematis dan tuntas.

About these ads
Komentar
  1. Luqman Ar-Raahman Al-Shaleh mengatakan:

    Assalamu’alaikum…
    Sangat bermanfaat wacanan anda…
    Silahkan kunjungi blog saya

    http://abdurrahmanshaleh.wordpress.com/

    kasih komentar dan saran ya…
    Terimakasih…
    Wassalamu’alaikum…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s